Sabtu, 04 Desember 2010

Diposting oleh SUDIYANTI di 21.15 0 komentar

KETIKA IA MERASA DIJAUHI

Diposting oleh SUDIYANTI di 06.14 0 komentar

Apakah mereka tahu apa yang dirasakannya? Apakah mereka tahu dirinya sedang berada dalam situasi sulit? Apakah mereka sadar bahwa ia sedang berusaha mencoba secara mati-matian agar dapat diterima dilingkungannya? Ya, dia sedang mencoba, bahkan terus mencoba. Namun, sayangnya hasilnya selalu nihil. Tidak ada perubahan dan bahkan ia sering merasa terabaikan.

Mungkin mereka menganggapnya aneh, sangat aneh lebih tepatnya. Ia pun merasakan hal yang sama, bahwa dirinya memang aneh. Ia terus kebingungan seperti manusia yang tidak memiliki identitas, kehilangan arah dan kebimbangan pun merajai batinnya. Tidak tahu ke mana ia harus berlari. Seolah ada berbeton-beton tembok besar yang menghadangnya. Ia selalu terpental dan tidak pernah bisa menembusnya. Ia merasa terkucilkan dalam ruangan itu. Tersisih hingga ia kehabisan oksigen untuk bernapas. 

Ia selalu merasa Penciptanya memang sengaja menciptakannya seperti itu. Seperti manusia aneh yang gamang melangkah dalam setiap celah. Kekesalannya pun kerap kali dijadikan alasan untuk memaki atau memarahi orang lain. Jiwanya begitu keras dan pemarah. Mungkin saja itu penyebab dari ketidakadilan yang ia terima dalam hidupnya. Keseimbangan yang seharusnya ada telah direnggut oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pemaksa dan pengekang jiwa yang terbelenggu oleh sebuah ikatan yang dinamakan sebuah keyakinan. 

Keyakinan orang lain, bukan keyakinannya. Ia hanya menganggap dirinya adalah sebuah boneka yang terus dimainkan oleh pemiliknya di saat kondisi sudah tak lagi pantas untuk dipamerkan. Karena ia sudah dapat berdiri sendiri. Berbuat sesuatu sesuai dengan keinginannya. Ia sudah cukup dewasa dan matang dari luar, namun tidak di dalam.

Jumat, 03 Desember 2010

UNDER PRESSURE

Diposting oleh SUDIYANTI di 23.14 0 komentar

Belakangan ini saya sering merasa kelelahan. Entah letih karena selalu pulang terlambat sampai rumah,  dihadang kemacetan Jakarta yang setiap hari kini menjadi sahabat karib saya, ataupun mengerjakan projects. Apalagi  bulan Desember adalah bulan di mana saya akan selalu dikejar-kejar deadline dan Ujian Akhir Semester sudah muncul di pelupuk mata. Tugas A beres, tugas B berteriak-teriak minta dikerjakan, tugas B selesai, si bungsu C menangis. Layaknya merawat lima bayi di dalam rumah. Sebuah rumah yang baru terbentuk keluarga. Bukan keluarga besar, namun keluarga kecil yang selalu berusaha dirawat, dibina, agar suatu saat nanti akan menjadi sebuah keluarga yang matang. 

Untuk menghibur diri sendiri pun terkadang tidak sempat. Jam tidur saya pun berkurang. Seperti ada sebuah tekanan dalam batin yang terus memompa tiada henti. Hilang satu, muncul lagi. Tidak ada jeda, terus menerus mengaliri setiap perjalanan hidup saya yang dapat dikatakan cukup membosankan dan sangat kelabu. Berangkat pagi, pulang siang masih tahap wajar karena masih dapat menyempatkan diri untuk beristirahat meskipun waktu belajar, membaca buku, bersantai, kira-kira hanya sekitar 20%. Menonton tayangan televisi pun kini saya tidak lagi sempat.

Saya merasa kehabisan waktu. 24 jam dalam sehari masih belum cukup untuk saya. Mungkin jika dapat diatur saya akan meminta lebih, 24 jam + setengah hari. Bahkan hari libur pun sebenarnya saya tidak secara resmi meliburkan diri dari segala bentuk rutinitas. Dalam diam otak saya terus bekerja, tangan saya mengetik, kaki saya terus melangkah untuk menyelesaikan tugas-tugas saya.

Berikut daftar tugas yang harus segera saya selesaikan:
  1. English for Business Communication: mempelajari penulisan artikel dan assessment akan dilaksanakan pada 11 Desember 2010. Sementara saya pun harus mempersiapkan diri untuk menghadapi International Examination (City and Guilds) pada Januari akhir.
  2. Psychology of Communication: membuat laporan berupa makalah hasil wawancara seorang public figure atau seseorang yang kerja di media. Untungnya semua bahan sudah didapat dan tinggal diolah. Alhamdulillah salah seorang teman baik saya mau membantu membuat janji dengan Ida Ayu Kade Devie untuk wawancara seputar kehidupannya dari nol hingga terkenal sampai sekarang ini.
  3. Writing and Reporting for Broadcasting: tugas baru rasa-rasanya sudah menanti. Dosen saya sempat berkata bahwa beliau akan memberi tugas membuat liputan televisi.
  4. Photographic Communication: harus mencari komunitas Belanda yang tinggal di Indonesia yang dapat dijadikan foto essay, ditambah dengan tugas lain memotret Billboard, tiang penyangga jalan tol, dan gerobak. 
  5. Indonesian Economic System: minggu depan QUIZ kedua. Case study dalam waktu 15 menit. 
  6. Intro. to Sociology: wawancara komunitas Lesbian dan hasilnya dipresentasikan untuk Final Test, sama seperti tugas Psychology.
  7. Print Media Production Workshop: project membuat poster, flyer, dan majalah. Konsep, tulisan, foto harus buatan sendiri (murni tanpa menyadur dari manapun).
  8. Intro. to Statistic: The hardest than all. I hate math, it's the reason why I choose the social subject. Namun sayangnya Statistik sangat berperan penting dalam pembuatan skripsi suatu saat nanti. Bagi saya mata kuliah Statistik adalah obat tidur paling mujarab. Kenapa? Karena saya selalu menguap, airmata berair, rasa kantuk pun tak terelakkan lagi ketika mata kuliah tersebut sedang berlangsung. Sebagian besar kata-kata yang dilontarkan oleh dosen pengajar pun menguap terbawa rasa kantuk saya.
  9. Religious Instruction: awalnya mudah, namun tugasnya lumayan menambah pikiran saya.
It's not easy, right? Butuh banyak waktu dan curahan tenaga yang cukup besar untuk dapat menyelesaikannya.


NB: Ditulis dalam keadaan hampir tertidur di depan laptop.

 

AS YOU KNOW I'M REAL Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez